Jumat, Desember 19, 2008

Letter For Crazy A**hole

Ok,This time Natush emang gak berdaya menghadapi temen2 Natush yang j*rk, tapi, cuma ini yang Natush bisa

Letter For Crazy A**hole
"Gw, dari awal ngeliat lo, gw gak pernah suka sama sifat lo. Sering bete,selalu ngerasa disturbing, dan yang paling gw benci sekarang -entah kenapa- gw benci banget sama cara jalan lo. Ok-lah, gw tau lo udah SBEL sama gw. Fine. It's ok for me. Saat itu gw jg sbel sama lo karna berbagai alasan. Tahun2 buruk rupa berlalu dengan lambat selama lo ada di sisi gw.
Finally gw naik kelas. Gw bahagia banget lo gak dideket gw. Saat itu gw cuma bisa merinding kalo ngebayangin lo sekelas lagi sama gw. Hoekk...hoekk...
Abis gw pindah sekolah (kejadian yang mengenaskan), gw disambut oleh nama lo terpampang di papan absen yg menunjukkan kalo lo lagi bolos.Gw cuma bisa berharap lo bolos buat seterusnya...
Abis itu, yg paling mengenaskan, ternyata lo sekelas sama gw lagi tahun ini. Gw berharap lo berubah total-tal-tal. Fine, gak lama gw liat lo jadi orang yg ringan tangan (suka membantu, maksudnya. Bukan suka nabok). Gw juga pernah jadi korban keringanan tangan lo. Entah karena lo pengen cepet2 gw pergi (karena situasinya terlihat spt lo pengen ngusir gw) atau paling gak, gw berpikir optimis bahwa lo bener2 TULUS bantu gw. Saat itu lo nggak pinter cari temen (yeah, gw gak berhak ngomong giu karna gw juga orang kayak gini). Dan banyak orang2 jelmaan iblis berkeliaran di kelas. Lo bermusuhan banget sama mereka. Emangnya lo malaikat?
Lama2 rasa sbel lo berubah jadi BENCI. BENCI bgd gw sama lo. Emang kenapa kalo gw benci sama lo? Lo kan yang benci gw duluan. Apa salahnya kalo gw bales benci lo?
Orang2 jelmaan iblis itu suka usil sama gw. Ada yang cuma ngecengin gw. Ada yang bener2 annoying. Ada yang bikin panas dingin. Tapi semuanya temen gw. Semuanya BAIK-BAIK SAJA terhadap gw. Sampai akhirnya mereka deket sama lo. Good...Good...lo udah bisa deket sama mereka. Tapi...NGGAK BAWA-BAWA GW DONK!!! Lo bertemen sama mereka belom tentu lo harus maksa mereka biar sependapat sama lo! Awalnya semua baik2 aja sama gw sampai mereka bisa nempel sama lo, bukan berarti mereka harus musuhin gw juga. Gw heran, apa sih yang lo masukin ke otak mereka. Sampai2 pas mereka deket sama lo, sama waktunya pas gw dimusuhin sama mereka.
Dan gw, gw sama sekali gak bales perbuatan2 lo itu. Mungkin lo berharap, kalo bisa dan memungkinkan, lo pengen SELURUH DUNIA musuhin gw. Lo bener2 kayak BANCI. Bahkan banci aja gak kayak lo. Bener2 gak jantan n gentleman. Kalo diurut2 lagi, apa sih yang bikin lo benci gw? Jawabannya: LO GAK SUKA SIKAP GW N SIFAT GW. OMG, so simple. Tapi, walaupun gw cewe,gw bisa aja bersikap jantan. Gw menghadapi apa yg harus gw hadapi. Dan gak bawa2 orang lain bwt nyelesaiin masalah gw
Gw bener2 gak berharap lo baca surat ini. Dan JANGAN SAMPE lo buka blog gw. Gw kayak gini karena posisi gw gak menguntungkan taukk!! Gw paling benci dimusuhin banyak orang sekaligus, padahal gw cuma sendirian.
Semoga, hati lo selalu diberi kedamaian oleh-Nya, sampai2lo nggak harus jadi kayak gini. May God always Bless You"

Padahal, tadi pagi Natush ngobrol2 sama ibunya, ibunya baeeeeee banget!!! Koq bisa ya dia kayak gini? Keturunan siapakah dia?

Sabtu, Desember 13, 2008

God Sent the Angel From Heaven, didn't He?

Hidup itu nggak pernah bebas dari masalah. Bahkan buat makan aja udah merupakan masalah buat kita. Kenapa ya?

Ada yang nyadar juga gak, sbenernya masalah itu dateng kalau kita melupakan Tuhan. Lupa berdoa, lupa bersyukur, dll. Yah, beberapa pengalaman Natush nih:

Akhir2 ini, Natush ngerasa malas berdoa. Mau mulai pelajaran, males doa. Mau makan, males doa. Mau bobo, males doa. Bkn cuma males, tapi udah gak inget Tuhan lagi. Biasanya Natush, selamat dari keserempet bilang : "Ya Tuhan, untung Natush nggak kena angkotnya itu". Mau nyebrang bilang:"Ya Tuhan, gimana nih, Natush gak bisa nyeberang". Dapet nilai bagus bilang : "Puji Tuhan, Natush gak kena remed"
Tapi anehnya, Natush males melakukan hal2 itu.

Awal dimulainya kemalasan itu, Natush udah kena 'tulah' yang enggak2. Natush diseret2 temen Natush ke dalam masalahnya yang sebenernya nggak ada masalah apa2 sama dia. Terus, dalam waktu bersamaan, musuh abadi Natush mulai melancarkan aksinya. Dengan menghasut2 semua orang di dunia untuk memusuhi Natush. Seluruh dunia? Ehm, mungkin itu cita2nya. Karena dalam usia segini (berapa ya? 100 tahun?) dia udah bisa menghasut hampir seluruh anak2 di kelas Natush. Yah, gak usah cerita ttg itu dulu deh. Panas ngebahasnya

Karena banyak masalah, Natush mulai berdoa lagi (jadi, selama ini Natush cuma berdoa kalo ada masalah?) Emang sih, gak ngaruh banyak buat hari ke depannya. Tapi setelah itu...
Natush gak mau cerita banyak sih, karena intinya, malaikat merasuk ke tubuh seseorang dan membuatnya jadi penyelamat kita. Gak mungkin donk kita liat malaikat beneran! Emangnya kita orang suci?

Belive it or not, try it! Faktanya, Tuhan ga pernah ninggalin Natush. Yang ada malah Natush yang ninggalin Tuhan.
"Mintalah, maka kamu akan diberikan"

Sabtu, Desember 06, 2008

Anime Review : La Corda D'oro ~Primo Passo~

Sapa yang suka anime ini, tunjuk tangan!!!!
Natush!!Natush suka!! *tunjuk tangan sendiri*
Ok, karena banyak yang suka, Natush akan meresensikan tentang anime ini...
Nama asli anime ini adalah Kin'iro no Corda, artinya kira2 senar emas. Tapi senar ini adalah senar biola. Cerita ini dibuat Yuki Kure, diserialkan oleh majalah manga, LaLa daritanggal 5 Maret 2004 sampai seterusnya. Totalnya ada 11 volume. Animenya ditayangkan tanggal 1 Oktober 2006. Stasiun TV yang udah menayangkannya a.l : TV Aichi TV Hokkaido, TV Osaka, TV Setouchi, TV Tokyo, TVQ Kyushu Broadcasting Co., Ltd. Animax. Pemutaran aslinya 1 October 2006 – 25 March 2007. Dengan studio Yumeta Company dan sutradaranya Reiko Yoshida (director). Anime ini bergenre komedi, drama, romansa dengan tema bishounen, harem (male), musik. Episode total ada 26 (tapi Natush cuma nonton sekitar setengahnya)

Sinopsis dan keterangan

Seisou Academy (Gakuen Seisou)
Adalah sekolah dengan jurusan umum (SMA) dan jurusan musik (SMK). Seragam adalah ciri khas yang membedakan masing2 department (jurusan). Seragam SMA punya blazer hitam dengan bawahan putih sementara SMK kebalikannya. Tiap tingkat kelas (grade), masing2 angkatan dibedakan dari warna dasi. Warna dari masing2 department (jurusan) sama. Misalnya, Len dari jurusan musik dengan Kahoko dan Ryotarou dari jurusan umum yang kelas 2 memiliki warna dasi sama, merah. Sementara Shouko dan Keiichi dari jurusan musik kelas 1 memiliki warna dasi biru. Tapi dasi itu masing2 berbeda bentuk. Untuk ladies, dasinya berupa pita (ribbon) dan buat cowoknya, ada kerchieff buat dasinya (kerchieff itu saputangan yang dibentuk kayak dasi). Seisou sendiri merupakan sekolah elite dan diutamakan SMK-nya. Di SMK, ada ruangan berlatih praktek buat anak2 sepulang sekolah yang mau latihan, lengkap dengan alat musik bahkan grand & upright piano pun ada (piano classic & jazz). Ada auditoriumnya juga.

The Story
Seisou Academy dikejutkan dengan berbunyinya lonceng di sekolahnya. Konon, lonceng itu berbunyi hanya sekali seumur hidup Seisou dibangun dan saat itu adalah saat menjelang kompetisi musik intra sekolah. Saat itu terjadi, murid dari general departmen mengikuti kompetisi musik.Terlebih lagi, kompetisi itu diwarnai dengan kisah percintaan murid2 yang ikut konets tersebut.
Tahun kedua Kahoko bersekolah disitu, bertemu dengan Ryoutarou yang sama2 berasal dari general department. Di hari yang sama, ia melihat Lilly, peri penjaga sekolah Seisou. Dan yang lebih mengejutkan lagi, terdengar kabar santer yang mengatakan lonceng sekolah berbunyi bersamaan dengan persiapan kompetisi musik intra sekolah.
Kisah mengejutkan tidak hanya berhenti sampai disitu. Kahoko terpilih menjadi peserta kompetisi,padahal ia tidak bisa bermain musik apapun. Selama kompetisi berlangsung, termasuk seleksi, banyak kejadian menarik.
Kahoko tidak hanya menjadi ordinary girl at the lame school, tapi ia juga bisa membuat mitos terulang lagi. Dari 7 peserta, 5 peserta laki2 fall in love pada Kahoko dan peserta perempuan lainnya, Shouko yang pemalu dan tak pandai bergaul, malah bisa menganggap Kahoko sebagai saudaranya. Sementara Ryotarou bisa menjadi peserta karena ia menjadi pengiring piano mendadak bagi Kahoko dan atas dasar itulah dewan sekolah memutuskan bahwa Ryotarou menjadi peserta kompetisi musik intra sekolah.

Karakter

1. Kahoko Hino
Seiyuu: Reiko Takagi
Violin by: Yuuki Nakajima
Year: 2nd Year, General Education Department
Class: 2-2
Age: 17
Instrument: Violin
Birthday: February 27
Horoscope: Pisces
Hair Color: Scarlet
Eye Color: Gold
Kahoko adalah main chara di anime ini. Dia orang yang hangat, ramah, jujur, dan teguh, dia mengexpresikan dirinya ke violin ajaib pemberian Lilly. Violin itu bisa bermain sendiri sesuai dengan perasaan pemainnya. Dia tidak pernah menyentuh violin sebelum ia diberi violin oleh Lilly. Dan begitu pertama ia bermain, ia sangat menyukai music. Dia orang yang sopan dan penuh pertimbangan (hati2),tapi sewaktu2 dia bisa menjadi naif terutama tentang music. Dia tinggal di rumah bersama ibu, kakak perempuan dan laki2nya.

2.Lili
Seiyuu: Kaori Mizuhashi
Hair Color: Blonde
Eye Color: Purple
Lilly adalah peri yang tinggal di gedung akademi Seisou. Dia satu2nya yang memberi Kahoko violin ajaib. Dia pernah ditolong oleh pendiri sekolah Seisou dan berjanji agar memberkahi sekolah dengan musik. Dia terbang keliling sekolah menunggu agar ada seseorang memperhatikannya.Bila mereka merespon, Lilly akan memberkahi dengan talenta musik ajaib atau bertingkah.


3. Len Tsukimori
Seiyuu: Kishou Taniyama
Violin by: Kouichirou Muroya
Year: 2nd Year, Music Department
Class: 2-A
Age: 17
Instrument: Violin
Birthday: March 25
Horoscope: Aries
Blood Type: A
Hair Color: Blue
Eye Color: Gold
Len orang yang bermuka masam, pendiam dan dingin. Dia anak yang luar bisa pinter dan datang dari keluarga yang terkenal musisi. Ibunya, Misa Hanai, pianis terkenal dan ayahnya juga dikenal baik sebagai violinis.
Sebelum ia bertemu dengan Kahoko, dia tidak menikmati permainan musik. Ia bermain musik hanya demi nama baiknya dan beban keluarga serta orang lain yang mengharapkan dirinya jadi musisi terbaik. Sejak ia bertemu Kahoko, ia menikmati permainan musiknya. Musiknya berubah karena Kahoko. Ia selalu hangat pada Kahoko dan memberi masukkan padanya tentang violin. Orang2 pikir kalau ia berlaku kasar terhadap Kahoko, tetapi didalam hatinya, ia sangat peduli dengannya walaupun ia tidak menunjukkannya. Selama serial berlangsung, ia menyadari perasaannya terhada Kahoko. Dia tidak pernah menyatakan secara terbuka kalau dia punya perasaan terhadap Kahoko. Tapi ia kadang menunjukkan kepeduliannya dengan membantunya memperbaiki violinnya ketika senarnya putus dan memberi saran dalam bermain biola. Dia pelan2 dipengaruhi Kahoko dan ibunya berkata bahwa dia sudah merubah karakternya. Dia dapat bermain piano dengan baik, yang merupakan haknya jika ia dipengaruhi ibunya. Dikatakan di chapter 52 dalam komik dia akan pergi memperluas pengetahuannya.

4. Ryotaro Tsuchiura
Seiyuu: Kentarou Itou and Ayumi Tsunematsu (Ryotaro kecil)
Piano by: Masaru Okada
Year: 2nd Year, General Education Department
Class: 2-5
Age: 17
Instrument: Piano
Birthday: July 25
Horoscope: Leo
Blood Type: O
Hair Color: Green
Eye Color: Gold
Murid kelas 2 SMA yang lain, salah satu teman dekat Kahoko. Dia dan Kahoko bertemu setelah dia berlari ke arah Kahoko, nyaris menjatuhkan Kahoko di tangga dan langsung menolongnya, dengan melingkarkan tengannya ke pinggang Kahoko. Persahabatan mereka akhirnya tumbuh dan Kahoko biasanya menyatakan padanya kalau Kahoko nggak tau apa2 tentang violin. Dia biasanya membantu Kahoko. Hubungan mereka biasanya disalahkan sebagai pasangan oleh orang lain di sekolah, bahkan oleh Mizue Sakimoto, mantan pacar Ryotaro di animenya.
Ryotaro adalah bintang sepak bola, tubuhnya sangat mampu pada olahraga. Dia pianis tapi dia tidak menunjukkan kemampuannya pada umum karena pengalaman kurang menyenangkan pada saat kompetisi anak2. Scara tak sengaja, Kahoko menemukan bakatnya yang tersembunyi. Ryotarou memaksa Kahoko agar tidak mengatakan pada siapa2. Dia, biar gimanapun, membuka rahasianya pada publik saat dia menolong Kahoko saat babak pertama menjadi pemain pengiringnya. Dia nggak bisa deket2 Len karena selalu berantem dan saling tidak sependapat dalam hal apapun. Perasaannya pada Kahoko makin dalam seiring jalannya anime ini. Pada manganya, dia menyatakan kalau dia punya perasaan terhadap Mizue setelah mereka pergi ke taman hiburan. Di chapter 46-48 pada manganya, dia mulai menunjukkan kecemburuannya dan overprotektif kalau Aoi dekat sama Kahoko.

5. Kazuki Hihara
Seiyuu: Masakazu Morita
Trumpet by: Kazuki Abe
Year: 3rd Year, Music Department
Class: 3-B
Age: 18
Instrument: Trumpet
Birthday: December 12
Horoscope: Sagittarius
Blood Type: B
Hair Color: Light Green
Eye Color: Gold
Kazuki murid tahun ketiga yang enerjik. Ia bermain trumpet. Dia tinggi dan badannya berbentuk (atletis karena lari tiap pagi). Dia ramah, kadang agresif. Dia punya 'little sense' terhadap batas sosial. Kazuki memiliki nafsu makan yang besar, jadi dia terus menerus makan (terutama sanggup makan saat pesta). Pada episode 6 di animenya, dia tidak sengaja jatuh di depan Kahoko dan hampir menciumnya, sampai Ryotaro menarik Kazuki. Kazuki sungguh2 minta maaf pada Kahoko, dan ia memuji bagaimana aroma tubuh wanita setelah itu. Dia dengan eat melindungi Kahoko. Karena Kazuki, Kahoko belajar arti music sesungguhnya, kalau music itu bisa dinikmati oleh semua orang. Setelah itu Kahoko mulai mecintai dan menikmati musik lebih baik. Di pertengahan serial ini, ia mulai memanggil Kahoko dengan panggilan 'Kaho-chan', bahkan biasa 'Hino-chan', dengan demikian memberikan kesan dia memiliki agak jelas keranjingan pada Kahoko. Dia juga mengakui ke Azuma kalau dia keranjingan pada Kahoko. berkata "jangan membuat aku sebagai bahan tertawaan", saat dia bercerita. Basket adalah salah satu olahraga favoritnya. Dia punya kakak cowok yang namanya 'Haruki' (episode 15).
Dia punya hubungan dekat dengan Azuma, yang mana dia pernah sekali salah mengira mahasiswa tingkat 3-4 saat upacara masuk. Biar bagaimanapun di manga, hubungan mereka terlihat jadi agak menegang terutama setelah Kazuki memergoki kalau Azuma tidak akan mengejar musik di masa depan. Pada chapter belakang (chapter 50), Kazuki menerima tawaran untuk menjadi bintang komersial untuk produk pemain musik. Setelah itu, ia mendapat keuntungan hampir sama populer dengan Azuma di sekolah mereka, terlebih pada kekagetannya. Setelah itu di chapter yang sama, ketegangan hubungannya dengan Azuma membaik setelah keduanya berbicara, yang mana Kahoko meminta keduanya melakukan itu.

6. Azuma Yunoki
Seiyuu: Daisuke Kishio
Flute by: Shin Endou
Year: 3rd Year, Music Department
Class: 3-B
Age: 18
Instrument: Flute
Birthday: June 18
Horoscope: Gemini
Blood Type: AB
Hair Color: Purple
Eye Color: Gold
Murid dengan tahin ketiganya dan bermain flute mayor, dia terlihat sangat pertimbangan dan baik, ini membantu untuk menyembunyikannya dari orang-orang kejam dan orang2 yang mengintimidasinya. Dia orang yang pintar pertimbangan. Seperti dia melewati tes masuk sekolah dengan tingkat terbaik. Hak atas cara bertindaknya yang tenang, Kazuki mengira dia mahasiswa tingkat 3-4 saat pertama kali mereka bertemu. Azuma datang dari keluarga perangkai bunga. Dia bermain piano tapi sudah merupakan haknya dari aturan keluarga kalau anak laki2 termuda nggak bisa lebih baik dari saudara laki2nya, ia pindah ke flute atas anjuran kakeknya. Dia charming dan flutist bertanggung jawab yaitu 'pangeran' dari harem. Dia punya trio fans pemuja yang benci ke semua cewek yang pernah diperhatikan Azuma. Terutama Kahoko. Dia punya perasaan kuat terhadap Kahoko tapi bertindak solah2 dia benci Kahoko dan menikmati mengejeknya waktu mereka sendiri.
Berbeda dari teman-teman sebayanya, Azuma memutuskan untuk tidak mengejar musik setelah dia lulus dan malah memilih Bisnis utama. Ini adalah keputusan yang neneknya buat untuknya. Di anime, neneknya bahkan mengaturnya untuk belajar bisnis secepatnya dan Azuma terpaksa drop dari kompetisi musik untuk pergi ke Inggris. Kemudian dia kembali untuk babak final terbuka (banyak orang terkejut dan senang), mengaku kalau dia hanya pergi ke Inggris untuk membatalkan kepindahannya ke Inggris.
Satu info lagi, karena dia terlalu populer, sampai2 dia dipanggil Tuan Yunoki. Versi animenya, dia dipanggil Maestro Azuma.

7. Keiichi Shimizu
Seiyuu: Jun Fukuyama
Cello by: Tomoki Tai
Year: 1st Year, Music Department
Class: 1-A
Age: 16
Instrument: Cello
Birthday: August 26
Horoscope: Virgo
Blood Type: A
Hair Color: Blonde
Eye Color: Pale Blue
Keiichi adalah siswa tahun pertama dan merupakan kompetitor laki-laki termuda. Dia bermain cello. Dia sangat mengantuk sepanjang waktu dan sering terlihat bingung atau dalam keadaan linglung. Keiichi berbicara amat perlahan dan sopan, dengan suara yang pelan dan dapat ditemukan tidur dimana saja, kapanpun. Kahoko pertama bertemu saat dia berbaring di tanah, tertidur cepat. Hidupnya terlihat berkisar di sekitar musik. Dia berkata pada Kahoko kalau dia tidur, bangun, bermain cello, mengulang prosesnya, selain dari makan, pergi ke konser bersama keluarganya dan mengunjungi perpustakaan-dan dia suka bermain cello. Dia menikmati membaca sama baiknya dengan ia belajar sejarah musik dan struktur instrumen. Ada saatnya dimana ia menjadi tertarik dengan Kahoko karena keriangannya musiknya. Dia punya kakak cewek, adik laki2 dan perempuan. Mereka menyebutkan, biasanya kakak ceweknya, tapi nggak pernah terlihat. Dia sering terlihat salah menyebutkan nama Mr. Kanazawa.

8. Shouko Fuyuumi
Seiyuu: Akemi Satou
Clarinet by Tomoko Nishizaki
Year: 1st Year, Music Department
Class: 1-B
Age: 16
Instrument: Clarinet
Birthday: November 3
Horoscope: Scorpio
Blood Type: A
Hair Color: Cyan
Eye Color: Pale Pink
Satu-satunya kompetitor cewek lainnya dari sekolah, Shouko bermain klarinet dan dia juga menunjukkan sedikit permainan pianonyadi episode 26. Shouko adalah murid tahun pertama di Seisou, kecil, langsing dan cewek yang sangat pemalu. Dia sangat peragu dan mudah terintimidasi. Selama training camp, rumah berliburnya digunakan,menunjukkan dia datang dari keluarga yang sangat kaya. Dia melihat Kahoko sebagai role model dan ingin menjdi seperti dia. Dia dan Kahoko adalah teman baik. Selama series berlanjut, Shouko mulai menunjukkan lebih rasa pede-nya di music dan bisa mengekspreikan lebih ke dalam permainannya.

9. Nami Amou
Seiyuu: Yuki Masuda
Year: 2nd Year, General Education Department
Class: 2-1
Age: 17
Birthday: February 9
Horoscope: Aquarius
Blood Type: B
Hair Color: Light Brown
Eye Color: Light Blue
Murid jurusan umum (SMA). Nami adalah murid tahun kedua. Dia dari klub jurnalis dan mengumpulkan laporan kontes. Dia melakukan hal gila hanya untuk mendapatkan tangannya di 'juiciest article'. Ramah luar biasa, dia dekat dengan Kahoko dan Shouko.

10. Hiroto Kanazawa
Seiyuu: Hideo Ishikawa
Tenor Vocal by: Naoki Tokorodani
Job: Music Teacher
Birthday: March 1
Age: 33
Horoscope: Pisces
Blood Type: A
Hair Color: Grey-Lavender
Eye Color: Gold
Hiroto adalah guru yang mengajukan ongkos dari persetujuan, dengan panggilan 'Kanayan' dari murid2nya. Laki2 yang agak malas, dia punya asisten teknik (Shinobu). Dia selalu terlihat merokok, dan ketika di luar, dia selalu memberi makan kucing. Dia terlihat mengetahui tentang Lilly, tapi mengklaims kalau dia tidak bisa melihatnya. Dulu dia jadi penyanyi tenor terkenal.Dulu dia mencapai kepopuleran di Eropa, dan mempunyai penyanyi sopran cantik sebagai pacarnya. Tapi suatu hari, karir menyanyinya hancur karena suaranya habis dan pacarnya meninggalkannya setelah itu. Insiden itu menyebabkan dia menurutkan dirinya ke alkohol dan rokok. Ini tampak seperti di permainan saat Akihiko, teman lamanya, yang menawarkannya pekerjaan mengajar di Seisou Academy, almamater mereka. Kanazawa sangat teguh menyimpan rahasia masa lalunya dan ketemu rekaman suara lamanya yang Kahoko dan Nami temukan dengan tidak sengaja.

11. Shinobu Osaki
Seiyuu: Katsuyuki Konishi
Violin by: Kouichirou Muroya
Viola by: Yuri Matsumoto
Year: 3rd Year, College
Instrument: Violin, Viola
Birthday: October 17
Age: Around 20-23
Horoscope: Libra
Blood Type: O
Hair Color: Red-Orange
Eye Color: Gold
Shinobu adalah lulusan Seisou, yang sekarang ini tahun ke-3nya sekolah. Dia datang ke Academy 3 kali seminggu untuk mengamati dan belajar memimpin Orchestra Club. Dia salah satu karakter yang bermain lebih dari 1 instrumen. Terutama di violin dan bermain sedikit biola. Di masa lalu, ketika dia jadi murid Seisou Academy, dia memenangkan kompetisi musik. Satu2nya alasan dia untuk bermain adalah agar orang lain menikmati music seperti dia menikmati music.Dia punya hati yang lemah lembut dan salah satu yang menyemangati Kahoko setelah Kahoko mulai bertanya2 kemampuannya yang bergantung pada violin ajaib dibandingkan dengan anak2 jurusan musik (SMK) yang bekerja keras di episode 12. Dia mengajar anak2 yang ingin menjadi violinist di masa depan dan memiliki pemintaan tolong partisipan terbuka untuk menolong dia dengan ini.

12. Aoi Kaji
Seiyuu: Mamoru Miyano
Class: 2-2
Age: 17
Instrument: Viola (sebelumnya Violin)
Birthday: November 12
Horoscope: Scorpio
Blood Type: AB
Hair Color: Blonde
Eye Color: Emerald green
Aoi adalah salah satu dari karakter baru yang muncul di permainan kedua dan dijelaskan kemudian di chapter 47 dari manga.Dia murid baru di jurusan umum (SMA), yang ditransfer ke Seisou dari sekolah top di Tokyo dan dipilih ke kelas Kahoko. Ketika Kahoko pertama kali melihat dia (di kelas, waktu guru mereka memperkenalkan dia sebagai murid baru), Kahoko memuji buku matanya yang panjang, dia sama tingginya dengan Ryotaro, dan terlihat sangat cantik (tampan). Dia menunjukkan perasaannya ke Kahoko benar-benar dari awal, seperti dia mencium tangan Kahoko seperti seorang gentleman, dan berkata kalau dia pindah kesini hanya karena dia ingin melihat Kahoko, di depan seluruh kelas (yang bikin anak2 cewek lainnya jealous). Dia sebelumnya bermain violin tapi berhenti dan sekarang bermain viola karena kecelakaan di masa lalu. Dia pertama bertemu Kahoko di taman setempat waktu dia mendengar Kahoko bermain violin dan dia sangat terpikat olehnya langsung mengumumkan dirinya adalah fansnya nomor 1 dengan terang2an. Dia bahkan berkata kalau dia benar2 menyukai cara Kahoko bermain violin. Dia mengakui kalau dia tidak punya keberanian dalam penampilannya semenjak dia kurang latihan,tapi dia punya pendemgaran yang tajam dan dapat dengan gampangnya menemukan sedikit cacat pada penampilan yang lain. Dia juga sangat cepat menyetem instrumennya. Dia berbicara pada orang2 dengan sopannya, seperti dia (mirip Azuma) juga mengangkat dalam kehormatan dan keluarga kaya. Aoi, bagaimanapun, diberikan kebebasan lebih dari keluarganya. Dia tidak berhubungan baik dengan Azuma, sering saling mengejek kata-kata dengan mahasiswa tingkat 3-4, dan dia mungkin hanya satu2nya selain Kahoko yang mengetahui personality Azuma sebenarnya.
Kakeknya memiliki rumah sakit dan ayahnya adalah politisi. Kakeknya berharap kalau Aoi akan mengutamakan ilmu kedokteran, jadi Aoi suatu hari akan mengambil alih posisi sebagai kepala rumah sakit. Aoi luar biasa pintar dan atletis, biarpun memiliki unsur pemberontakan dalam dirinya.

13. Akihiko Kira
Seiyuu: Yuuya Uchida
Job: Director of Seiso Academy Board of Trustees
Age: 31
Instrument: (previously) Violin
Birthday: January 3
Horoscope: Capricorn
Blood Type: AB
Hair Color: Black
Eye Color: Scarlet
Akihiko adalah karakter baru lainnya yang muncul di permainan kedua.Dia tidak dapat mengngat nama dan wajah orang dengan baik, jadi bahkan jika seseorang sudah bertemu dia sebelumnya, dia tidak akan mengingat mereka. Dia adalah anak laki2 dari sebuah keluarga yang diemukan Seisou Academy. Akihiko adalah yang paling baru diterima dan direktur termuda di di sejarah sekolah dan pernah bertanya untuk menyelesaikan krisis finansial yang menimpa sekolah. Di game, dia membuat keputusan untuk memisahkan sekolah kedalam 2 sekolah berbeda: sebuah sekolah musik dan sekolah pendidikan umum. Kahoko menentang ini, dan Akihiko menantang dia untuk membuat konser natal yang sukses dengan ensemble musisi lainnya dari sekolah. Ini menyatakan kalau Hiroto pernah jadi seniornya waktu mereka berdua masih di sekolah. Dia bermain violin di masa lalu, tapi berhenti karena sebuah tragedi di masa lalu dan juga menjadi benci musik. Ini muncul waktu Akihiko mempunyai hubungan nggak jelas dengan Lilly.

Lagu2 pengiring
Opening Theme - "Brand New Breeze" by Kanon
Ending Theme - "Crescendo" by Stella Quintet (dinyanyikan oleh 5 pengisi suara tokoh protagonis laki2)
Music Played On The First Selection

Theme: Opening Up
Kahoko: Tristesse (Étude Opus 10 No.3) by Frédéric Chopin
Kazuki: Unter dem Doppel Adler (Under The Double Eagle) by Josef Franz Wagner
Keiichi: Cello Concerto No. 9 in B Flat Major (G.482) by Luigi Boccherini
Azuma: Morning Mood by Edvard Hagerup Grieg
Shouko: Romance in G Major by Johann Baptist Joseph Maximilian Reger
Len: Polonaise Brillante No. 1 in D Major (for violin and orchestra - Opus 4) by Henryk Wieniawski
Music Played On The Second Selection

Theme: Something to Believe In
Kahoko: Canon in D Major by Johann Pachelbel (Anime) Liebesfreud (Joy of Love) by Fritz Kreisler (Manga)
Ryotaro: Fantasie-Impromptu by Frédéric Chopin
Kazuki: Auf Flügen des Gesanges (On Wings of Song) by Jakob Ludwig Felix Mendelssohn Bartholdy
Keiichi: Le Cygne by Charles Camille Saint-Saëns
Azuma: Thais Meditation by Jules Massenet
Shouko: Romance by Charles Camille Saint-Saëns
Len: Chaconne in G Minor by Tomaso Antonio Vitali
Music Played On The Third Selection

Theme: Irreplaceable Parts
Kahoko: Mélodie by Pyotr Ilyich Tchaikovsky (anime) Après un rêve by Gabriel Fauré (Manga)
Ryotaro: The Revolutionary Étude by Frédéric Chopin
Kazuki: Serenade by Franz Schubert
Keiichi: Sicilienne by Gabriel Fauré
Azuma: Partita in A Minor by Johann Sebastian Bach
Shouko: Three Romances No. 2 by Robert Schumann
Len: Tzigane by Maurice Ravel
Music Played On The Final Selection

Theme: Irreplacable item(Manga); Setting Free(Anime)
Kahoko: Ave Maria by Schubert
Ryotaro: La Campanella by Franz Liszt
Kazuki: Jupiter from the Planets Suite by Gustav Holst
Keiichi: Prelude from Suites for Solo Cello No. 1 by Johann Sebastian Bach
Azuma: Vocalise by Sergei Vasilyevich Rachmaninov
Shouko: Clarinet Polka by K. Namyslowski
Len: Caprice No. 24 by Niccolò Paganini
Music Played On The Special Episode - Episode 26

Kahoko: Opus 12 Salut d'Amour by E. Elgar (accompanied by Shouko)
Ryotaro: S.541 Liebestraume (Dreams of Love) No. 3 in A Flat Major by Franz Liszt
Kazuki and Kahoko: Gavotte in D Major by F.J Gossec
Keiichi: Prelude from Suites for Solo Cello No. 1 by Johann Sebastian Bach
Azuma: Notturno d'Amour (Serenade) by R. Drigo
Len: Opus 50, Romance No. 2 in F Major by Beethoven

Keterangan lainnya
Genre: Neoromance, Music

Game:
Developer Koei
Publisher Koei
Genre Console role-playing game, life simulation game, visual novel
Rating CERO: A
Platform PlayStation 2, PlayStation Portable
Released PlayStation 2:
JP March 18, 2004
PlayStation Portable:
JP November 16, 2005
Game: Kin'iro no Corda 2
Developer Koei
Publisher Koei
Genre Console role-playing game, life simulation game, visual novel
Rating CERO: A
Released JP March 15, 2007

Manga:
Author Yuki Kure
Publisher Hakusensha
Viz Media
J-Pop Edizioni
Demographic Shojo
Magazine LaLa
Original run 5 March 2004 – ongoing
Volumes 11

TV anime:
Kin'iro no Corda ~primo passo~
Director Reiko Yoshida
Studio Yumeta Company
Network TV Aichi TV Hokkaido, TV Osaka, TV Setouchi, TV Tokyo, TVQ Kyushu Broadcasting Co., Ltd. Animax
Original run 1 October 2006 – 25 March 2007
Episodes 26 (25 + 1 special)
Genres: comedy, drama, romance
Themes: bishounen, male harem, music
2005-02-23
2006-10-01

Untungnya nonton anime ini??
1. Natush jadi jarang keluyuran. Karena anime ini diputar sore jam 4.00 pm, padahal jam segitu kan jamnya keluar rumah. Entah pemutaran selanjutnya mau diputer jam berapa...
2. Artworknya bagus, jadi gak bosen nontonnya
3. Ada pelajaran musiknya, terutama abis selesai tiap episode, pasti Lilly muncul trus ngasih keterangan ini itu. Ada kuisnya lagi
4. Karya2 musisi besar kayak Beethoven, Chopin, Bach, Mozart,Schubert dsb dimainkan disini.
5. Pesen moralnya kena juga. Disini pesan moralnya dibawakan sama karakter tersirat dari main chara-nya, Kahoko.
6. Membangkitkan rasa 'cinta musik'. Natush yang berhenti main instrumen musik jadi belajar lagi.
7. Menurut Natush, sisi positif dari sebuah tayangan di televisi itu tergantung penontonnya. Natush udah dapet hikmahnya, kamu??